Sadar Penuh untuk Menjadi Produktif

Darmawan Aji | www.darmawanaji.com

Akhir-akhir ini kita sering mendengar istilah mindfulness, sikap kesadaran penuh akan diri saat ini, tidak mengawang ke masa lalu atau masa depan. Istilah ini sudah mulai populer dan diyakini mampu mengatasi rasa cemas, stres, dan galau. Bahkan mindfulness juga dipercaya dapat meningkatkan produktivitas.

Saya tidak tahu bagaimana awalnya bisa tertarik dengan mindfulness. Mungkin karena kebetulan saya senang dengan bela diri tradisional. Rata-rata di aliran bela diri yang saya pelajari, pikiran perlu ditenangkan dan dihubungkan dengan tubuh terlebih dahulu baru kita bisa men-generate power yang diperlukan. Mungkin juga karena pengaruh bacaan di masa lalu. Saat SMP saya membaca komik Kung Fu Boy. Chinmi, tokoh di Kung Fu Boy, memiliki kebiasaan meditasi untuk menghadirkan pikiran dan jiwanya di sini saat ini, terutama ketika menghadapi situasi sulit.

Dengan mulai menerapkan mindfulness dalam kehidupan sehari-hari, saya merasa lebih tenang, kalem, dan sabar. Kalau dalam istilah Jawa, tidak grusa-grusu. Bahkan saya juga jadi tertarik memahami konsep khusyuk dalam beribadah setelah berlatih mindfulness.

Mindfulness juga berdampak positif dalam mengembangkan potensi yang saya miliki. Saya senang sekali menulis. Sejauh ini saya sudah menerbitkan beberapa buku dan masih ingin terus menerbitkan buku. Biasanya untuk menjadi produktif dalam menulis, saya memiliki ritual semacam ini:

  1. Mencatat ide di buku jurnal setiap kali mendapatkan ide. Pada dasarnya ide itu banyak dan ada di mana-mana, kita saja yang jarang menangkapnya.
  2. Mengembangkan ide dengan membuat tulisan/artikel ringan di blog atau media sosial. Tujuannya untuk mendapatkan umpan balik.
  3. Menulis setiap hari, setiap pagi. Mengembangkan tulisan di atas menjadi tulisan yang lebih komprehensif.

Memang pada awalnya tidak seketika saya memiliki kebiasaan tersebut. Butuh proses untuk membiasakannya. Jika ritual tersebut dilakukan secara sadar terus-menerus, pada akhirnya akan terbentuk sebuah kebiasaan. Mindfulness telah membantu saya mendapatkan kesadaran tersebut.

Dunia kita saat ini penuh dengan distraksi. Oleh karena itulah, belajar mindfulness membantu kita untuk mengelola distraksi dan mengarahkan fokus kita. Jika kita ingin lebih produktif dalam hidup, berlatih mindfulness akan sangat membantu.

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp
Share on email

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More to Read