Thief of Joy

Bisa jadi ketergesa-gesaan adalah salah satu pencuri kebahagiaan. Ketergesan-gesaan berarti menginginkan apa yang belum diraih untuk segera terwujud saat ini. Yang belum bekerja, ingin memiliki pekerjaan. Setelah bekerja, ingin naik jabatan. Setelah naik jabatan ingin beli kendaraan yang lebih mewah. Keinginan manusia tak ada habisnya. Terwujud keinginan yang satu, muncul keinginan yang lain. Gimana kalau keinginan tersebut tidak kunjung terwujud? Pastinya muncul perasaan kecewa karena yang diinginkan tak kunjung datang. Lalu kapan bisa menikmati apa yang telah dimiliki?

Semua ada waktunya, semua ada prosesnya. Kita tidak pernah bisa memaksa biji bunga matahari untuk segera berbunga. Butuh proses dan kesabaran dalam merawat biji tersebut agar tumbuh menjadi bunga matahari yang menjulang tinggi.

“God brings millions of flowers to bloom without force.” -Wayne Dyer

Sama halnya dengan harapan, impian, atau keinginan. Kita tidak dapat seketika mewujudkan hal tersebut keesokan hari hanya dengan sekali usaha. Butuh ketekunan dan kesabaran dalam merawat harapan, impian, atau keinginan agar dapat mewujud menjadi nyata. Saat semua kondisi telah sesuai untuk menunjukkan hasil, apa yang kita harapkan, impikan, dan inginkan pun berkemungkinan menjadi nyata.

Kita perlu berdamai dengan proses, berdamai dengan setiap langkah yang kita ambil untuk menuju ke sesuatu yang kita harapkan. Kita memang harus berikhtiar mewujudkannya, tetapi kita perlu menyadari bahwa kesabaran dalam menjalani prosesnya adalah kunci dalam menggapainya. Ketergesa-gesaan hanya akan membuat kita semakin tidak sabar dalam menjalani prosesnya sehingga memunculkan hati yang penuh dengan kekecewaan.

Share on facebook
Facebook
Share on google
Google+
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2018 All rights Reserved. Powered by Elementor.
Design by pondrafee.